Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

ENAM PULUH DETIK

     Hari ini, mulai kembali memetik harapan. Setelah dalam waktu seminggu meninggalkan rumah dan berlanjut tiga hari bertemu dengan satu teman baru. Berpacu di jalan, bermalam di hutan berselimut dingin, angin yang berjalan tanpa permisih serta kabut tebal yang turun tak mengenal waktu istirahat. Malam ini, di tengah keadaan yang kurang membaik, perasaan timbul khawatir kepada perempuan yang tak berbentuk, menyesali akan sikap kekakuan. Dalam hitungan tiga malam, rasanya begitu cepat bersama kalian, namun menyadari bahwa di luar sana kita mempunyai tanggung jawab masing – masing yang tidak bisa di lepas. Yang kembali menuju kampus ingin cepat memakai toga, yang kembali ke dunia kerja ingin semua tugas nya terselesaikan dan yang berstatus penganggur ingin segera mendapatkan sebuah pekerjaan layak.      Memutuskan dalam beberapa hari kedepan untuk tidak keluar rumah, berpergian kesuatu tempat atau mendaki gunung adalah sikap. Dewasa ini, memang rumit. M...